Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Postingan Populer

https://www.uhamka.ac.id/reg

Bicara soal 9 Bulan Kasus Novel, Dahnil Anzar Dipanggil Polisi

Bicara soal 9 Bulan Kasus Novel, Dahnil Anzar Dipanggil Polisi Kamis 18 Januari 2018, 17:03 WIB Bicara soal 9 Bulan Kasus Novel, Dahnil...

Bicara soal 9 Bulan Kasus Novel, Dahnil Anzar Dipanggil Polisi

Kamis 18 Januari 2018, 17:03 WIB Bicara soal 9 Bulan Kasus Novel, Dahnil Anzar Dipanggil Polisi Jabbar Ramdhani - detikNews Bicara soal 9 Bulan Kasus Novel, Dahnil Anzar Dipanggil PolisiKetua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak. (Muhammad Taufiqqurahman/detikcom) Jakarta - Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mendapat panggilan polisi mengenai kasus Novel Baswedan. Menurut Dahnil, panggilan itu berkaitan dengan pernyataannya soal 9 bulan kasus Novel.
"Alhamdulillah. Betul, pagi tadi Saya memperoleh Surat Panggilan dari Polisi terkait Statement sy d i Metro Realitas @Metro_TV mengenai Kasus Novel Baswedan yg tdk kunjung dituntaskan oleh Kepolisian setelah 9 Bulan Lebih. Terimakasih atas antensi semua sahabat. @muhammadiyah," cuit Dahnil sebagaimana dilihat detikcom, Kamis (18/1/2018).
Surat pemanggilan Dahnil juga tersebar di media sosial. Di dalam surat tersebut, tertulis pernyataan Dahnil akan didengarkan sebagai saksi pada Senin (22/1) nanti.
Dia diagendakan menemui penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada pukul 14.00 WIB. Dalam surat tersebut diterangkan penyidik akan meminta keterangan Dahnil terkait pernyataan di salah satu acara di stasiun televisi swasta bertajuk 'Benang Kusut Kasus Novel' yang ditayangkan pada Senin (8/1) lalu.
Di dalam surat juga disampaikan kepada Dahnil untuk membawa dokumen atau bukti yang berkaitan dengan kasus penyerangan Novel.
Sebagaimana diketahui, Dahnil jadi salah satu pihak yang kerap berbicara lantang soal penanganan kasus penyiraman air k eras terhadap Novel. Dia juga jadi pihak yang paling sering mengabarkan kondisi penyembuhan mata Novel yang tengah menjalani perawatan di Singapura.
Novel sendiri mengalami penyerangan pada Selasa (11/4/2017) seusai salat subuh di masjid yang berlokasi tak jauh dari kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat serangan tersebut, Novel mengalami luka pada bagian mata akibat paparan air keras.
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah menyebarkan empat sketsa muka terduga pelaku penyerangan ke polda-polda se-Indonesia. Polisi juga membuka layanan hotline untuk menerima laporan dari masyarakat terkait pelaku penyerangan tersebut.
(jbr/fjp)Sumber: Google News | Koranmu Kepulauan Riau